VALUE of Money

Hallo Manusia,

Siapa  yang tidak menginginkan “Uang“?

Ada orang berkata juga uang bukan segalanya tetapi tanpa uang kita bisa berbuat segalanya. Berdasarkan literatur uang ditemukan perkiraan 1000 tahun sebelum masehi di Yunani. Entah kapan itu ditemukan saya tidak ingin memperdebatkan perihal tersebut.

Baru-baru ini pergerakan ekonomi dunia bergejolak dikarenakan mata uang China di devaluasi sehingga membuat mata uang dunia lainnya berfluktuatif. Memang dunia ini saling terhubung dari segi sektor riil dimana ekspor impor antar negara terjadi maupun segi sektor non riil yaitu nilai tukar mata uang antar negara. Alasan  awal perdagangan menggunakan mata uang adalah memudahkan “transaksi” akan tetapi seiring dengan waktu mata uang bisa dijadikan derivatif sehingga bisa di perjual-belikan tersendiri tanpa ada kegiatan riil perdagangan.

Dimulai dari efek tersebut uang tidak lagi menjadi alat tukar konvensional bahkan uang bisa menjadi “Senjata” dalam menekan antar negara. Uang juga bisa dijadikan parameter harga diri sebuah negara jika nilainya rendah terhadap mata uang lainnya maka negara tersebut terbilang “bergantung terhadap negara lain atau lemah”.

Semakin uang ini memiliki peran yang begitu penting maka setiap tahun diumumkan siapa-siapa yang memiliki “Uang” terbanyak di dunia dan di setiap negara. Semua orang dipertontonkan agar uang menjadi parameter akan kesuksesan,kesejahteraan bahkan kebahagiaan.

Kemudian kelak uang akan bisa turun begitu dalam hanya akibat nilai nominalnya turun drastis sebut saja pasar saham, valas dan lainnya. Orang-orang dibuat pusing oleh karena Uang jatuh dalam hanya karena “Nilai Nominal Angkanya turun” tanpa ada manfaat yang dikeluarkan.

Bahkan baru-baru ini ada seorang wanita di sebuah negeri men-sayembarakan dirinya yang CaNtiK untuk di pinang oleh Pengusaha Kaya senilai pendapatan tertentu. Dan anehnya tidak ada yang mau meminang perempuan tersebut hingga suatu saat ia mendapat balasan sayembara oleh seorang finansial menjawab dimana keCaNtiKan dirinya dinilai akan terus turun sedangkan ia tidak mau berinvestasi Uangnya untuk sesuatu yang PASTI turun.

Aneh tapi nyata, uang memang dibuat oleh manusia menjadi segalanya. Jika dipikir-pikir dunia ini sempit dan uang berpindah dari satu tempat ke tempat lain oleh karena transaksi dan sering raib hanya karena nilai nominalnya turun. Ada yang memiliki uang banyak dan ada yang memiliki uang sedikit. Bagi yang memiliki uang banyak maka nilai uang semakin “hambar” layaknya hukum ekonomi dimana setiap hari kita makan apel maka kelezatan rasa apel semakin lama semakin turun. Dan sebaliknya siapa-siapa yang memiliki uang sedikit maka uang dinilai selayaknya air sungai yang mengalir di gurun pasir yang tandus.

Manusia hidup hanya sementara akankah uang ini bisa menjadi berkah atau binasa tanpa ada artinya dimana kelak kita akan DINILAI oleh Yang Maha Kuasa bukan oleh manusia.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s