Keadilan di mata manusia

Konflik berkepanjangan PALESTINA dan ISRAEL membuat saya GERAM. Bagaimana tidak, ketika anak-anak, perempuan dan warga sipil di bantai secara brutal oleh peluru-peluru senjata serba canggih ISRAEL menjadi korban atas ketidak-adilan manusia di muka bumi. Ini merupakan wujud nyata bahwa sifat dasar manusia adalah saling berbuat kerusakan dan bertumpah darah. Alasan apapun menurut saya tidak dapat dibenarkan dalam hal ini baik karena konflik teritorial ataupun konflik misi agama.

 

Lantas apa yang diperbuat dunia menyaksikan konflik ini? Mari kita bahas dari BADAN PERSERIKATAN BANGSA-BANGSA (PBB) lembaga yang menaungi berbagai bentuk ikatan antar negara di dunia ini. Ya…mereka memakai standar ganda ketika anggota mereka ada yang berbuat invasi ke sebuah negara dengan alasan “teroris, defensif, senjata kimia hingga mencoba mengesankan berbuat mulia melepaskan warga negara lain dari tirani / pemimpin diktator” dan PBB tidak melakukan pelarangan tegas bahkan angkatan militer NATO yang terdiri negara-negara maju malah ikut membantu. Korban yang berjatuhan dari sipil tetap bukan masalah untuk mereka dengan konferensi pers tertentu mereka berhasil menyulap dunia “bungkam” tak berbuat apa-apa. Bandingkan jika warga atau prajurit negara-negara maju berguguran maka kemarahan itu akan membuat mereka kebakaran jenggot dan menjadi alasan mereka bertindak menembus aturan main.

 

Sekarang kita lihat apa yang menjadi dasar ISRAEL membalas serangan HAMAS adalah kekonyolan serupa pembahasan diatas. Tiba-tiba serangan ISRAEL dibolehkan melakukan penghancuran di PALESTINA, restu diperoleh dari negara-negara maju yang back up dan badan PBB hanya bisa mengutuk tanpa ada tindakan. Dimana badan regulasi dunia? Apakah perbuatan ISRAEL terhadap PALESTINA tidak cukup dikatakan “PEMBANTAIAN” ? . Mengapa NATO tidak bertindak seperti biasanya mereka bergerak seakan-akan menjadi POLISI MILITER DUNIA dan pahlawan penegak KEADILAN.

 

Tidak ada salahnya sebagian orang berpendapat dunia tidak adil atau dunia ini sandiwara. Mari kita yakini bahwa keadilan yang hakiki ada di “tangan” TuhanYME. Akan nampak ketika sang Maha ADIL sudah menunjukkan yang mana adil dan tidak. Tiada lagi pembenaran semua disana-sini dan mereka yang berbuat tidak adil akan menyesal akan perbuatan mereka selama ini seraya mengatakan andai dahulu kami tidak seperti itu. Sedangkan berbahagia lah…para korban-korban ketidak adilan manusia karena sesungguhnya Tuhan telah menyiapkan tempat yang ternyaman selamanya untuk anda meski anda harus melalui hal yang terberat di dunia.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s