Ketika rakyat memilih

bendera

Tanggal 9 Juli 2014 di Indonesia berlangsung Pemilu Presiden secara langsung yang ketiga. Partisipasi pemilih dinilai cukup meningkat oleh peneliti pemilu sehubungan dengan maraknya pemberitaan media sosial dan tayangan berita televisi atau media cetak. Memang kali ini hanya 2 kandidat yang bertarung dan melibatkan berbagai partai politik. Baru kali ini sejak saya mengikuti Pemilihan Umum di Indonesia sejak tahun 90an saya melihat animo masyarakat sangat tinggi. Terlebih peranan media internet twitter,facebook, instagram, path dan lainnya membuat suasana pemilu bertambah panas. Media pun ikut berkubu menjadi dua poros yang berseteru mengunggulkan pasangan tertentu dan merendahkan pasangan lainnya. Semua itu menjadi pertanyaan bagi saya sudahkah rakyat ini ketika diberi kebebasan memilih sebagai anugerah YME dipergunakan seoptimal mungkin. Beberapa pertanyaan muncul dibenak saya melihat fenomena yang ada :

1. Kok bisa ada yang menganggap Pemilihan Presiden tidak pengaruh ke nasib mereka?

terus kalau biaya sekolah anak mereka naik nyalahin Pemerintah, kalau nasib anaknya nyari pekerjaan susah Pemerintah juga yang salah?

2. Kok bisa milih berdasarkan retorika janji dan penampilan belaka?

Sebenernya kriteria pemimpin Pemerintahan itu apa ya..kok jadi singkat gitu

3. Kok bisa pemilu kalo dibahas jadi perkelahian, putus pertemanan bahkan orang terdekat/keluarga karena perbedaan pilihan?

Saya rasa budaya diskusi harus dibiasakan, jangan suka memaksakan tapi bahas berdasarkan data dan fakta

Terlepas dari itu yang terpenting selanjutnya kita harus menjaga ketertiban,perdamaian dan kejujuran. Jangan lupa kalau yang kamu pilih tidak beres “ya…jangan ulangi kesalahan yang sama”

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s